Selasa, 21 Mei 2019

Lou Reed - Harry's Circumcision (Reverie Gone Astray)

Memainkan musik sekarang dapat dilakukan dengan mudah kapan serta di mana saja. Cuma pakai satu smartphone genggam, setiap orang bisa mendengarkan lagu atau melihat video musik favorit mereka melalui sebuah layanan offline maupun online.

Jika menginginkan memutar secara online, kita harus menyambung dengan koneksi internet untuk bisa memutar semua lagu yang kita ingin mainkan.

Ada banyak program pemutar lagu dan video musik online yang bisa dipasang ke perangkat smartphone atau komputer. Umumnya layanan tersebut dengan gratis.

Lou Reed - Harry's Circumcision (Reverie Gone Astray)

Looking in the mirror
Mencari di cermin
Harry didn't like what he saw
Harry tidak suka apa yang dilihatnya
The cheeks of his mother, the eyes of his father
Pipi ibunya, mata ayahnya
As each day crashed around him
Karena setiap hari menabraknya
The future stood revealed
Masa depan berdiri terungkap
He was turning into his parents
Dia berubah menjadi orang tuanya
The final disappointment
Kekecewaan terakhir

Stepping out of the shower
Melangkah keluar dari kamar mandi
Harry stared at himself
Harry menatap dirinya sendiri
His hairline receding, the slight overbite
Garis rambutnya menyusut, sedikit overbite
He picked up the razor to begin his shaving and thought
Dia mengambil pisau cukur untuk mulai bercukur dan berpikir
Oh, I wish I was different.
Oh, kuharap aku berbeda.

I wish I was stronger
Saya berharap saya lebih kuat
I wish I was thinner
Saya berharap saya lebih kurus
I wish I didn't have this nose
Saya berharap saya tidak memiliki hidung ini
These ears that stick out remind me of my father
Telinga yang menonjol mengingatkan saya pada ayah saya
And I don't want to be reminded at all.
Dan saya tidak ingin diingatkan sama sekali.
The final disappointment
Kekecewaan terakhir

Harry looked in the mirror thinking of Vincent Van Gogh
Harry memandang ke cermin sambil memikirkan Vincent Van Gogh
And with a quick swipe lopped off his nose
Dan dengan sapuan cepat memotong hidungnya
And happy with that he made a slice where his chin was
Dan senang dengan itu ia membuat irisan di mana dagunya berada
He'd always wanted a dimple
Dia selalu menginginkan lesung pipit
The end of all illusion
Akhir dari semua ilusi
Then peering down straight between his legs
Lalu mengintip lurus di antara kedua kakinya
Harry thought of the range of possibilities
Harry memikirkan berbagai kemungkinan
A new face, a new life, no memories of the past
Wajah baru, kehidupan baru, tidak ada kenangan masa lalu
And slit his throat from ear to ear
Dan menggorok lehernya dari telinga ke telinga

Harry woke up with a cough
Harry bangun dengan batuk
The stitches made him wince
Jahitan membuatnya meringis
A doctor smiled at him from
Seorang dokter tersenyum padanya
Somewhere across the room
Di suatu tempat di seberang ruangan

Son, we saved your life
Nak, kami menyelamatkan hidupmu
But you'll never look the same.
Tapi Anda tidak akan pernah terlihat sama.
And when he heard that, Harry had to laugh
Dan ketika dia mendengar itu, Harry harus tertawa
And when he heard that, Harry had to laugh
Dan ketika dia mendengar itu, Harry harus tertawa
Although it hurt, Harry had to laugh
Meskipun sakit, Harry harus tertawa
The final disappointment
Kekecewaan terakhir

Tags: #L #Lou Reed #Amerika

 



Previous
Next Post »

Posting Komentar